Skip to content

Kerentanan terhadap stres tingkatkan risiko psoriasis pada pria

Written by

anjir2135as

Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang ditandai dengan adanya plak merah, bersisik, dan gatal pada kulit. Penyakit ini dapat memengaruhi siapa saja, namun beberapa faktor risiko dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami psoriasis. Salah satu faktor risiko yang tidak boleh diabaikan adalah stres.

Studi terbaru menunjukkan bahwa kerentanan terhadap stres dapat meningkatkan risiko psoriasis pada pria. Hal ini dapat terjadi karena stres dapat memicu reaksi inflamasi dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat memicu flare-up psoriasis. Selain itu, stres juga dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, yang dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit kulit ini.

Stres dapat datang dalam berbagai bentuk, baik itu stres fisik maupun emosional. Beberapa contoh stres fisik yang dapat meningkatkan risiko psoriasis pada pria adalah stres akibat pekerjaan yang berat, kurang tidur, dan pola makan yang tidak sehat. Sedangkan stres emosional seperti kecemasan, depresi, dan masalah hubungan juga dapat berkontribusi terhadap risiko psoriasis.

Untuk mengurangi risiko psoriasis akibat stres, penting bagi pria untuk belajar mengelola stres dengan baik. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan berolahraga secara teratur, menjaga pola makan sehat, tidur yang cukup, meditasi, dan berbicara dengan terapis jika diperlukan. Selain itu, penting juga untuk mencari dukungan dari keluarga dan teman-teman agar dapat mengatasi stres dengan lebih baik.

Dengan mengelola stres dengan baik, pria dapat mengurangi risiko psoriasis dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Jadi, jangan remehkan stres dan segera cari cara untuk mengatasinya agar dapat menjaga kesehatan kulit Anda.

Previous article

Mencicipi lezatnya teh China dalam pameran teh di Sri Lanka

Next article

Pakar: Pemerintah perlu tiru cara Eropa dalam tangani kecanduan rokok